Mengenal Scanner dan ADF Pada Mesin Fotocopy

Daftar Isi

Saat anda ingin menyalin atau mengcopy dokumen dapat melakukannya dengan mesin fotocopy. 

Ada dua metode yang dapat anda gunakan yaitu dengan scanner manual ataupun dengan ADF (Automatic document feeder).

Lalu apa perbedaanya? Dan kapan harus menggunakan salah satunya? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa Itu Scanner Mesin Fotocopy?

Scanner adalah komponen mesin fotocopy yang berupa kaca pemindai pada mesin fotocopy untuk menyalin permukaan objek apapun yang ditempatkan di atas kaca. 

Biasanya digunakan untuk scan dokumen, buku, dan kartu nama. Dengan melakukan scan, Anda bisa merubah dari bentuk hardcopy (fisik) ke digital yaitu PDF, JPG, JPEG.

Artinya, setelah selesai dipindai, dokumen tersebut bisa langsung disimpan di komputer atau langsung dikirim melalui email melalui penyimpanan cloud.

Kekurangan & Kelebihan Scanner

Kelebihan Scanner :

  1. Mampu menyalin permukaan objek yang tebal seperti ktp, atau halaman cover buku.
  2. Bisa custom scan, misal anda ingin menggabungkan beberapa objek menjadi 1, contoh dokumen dengan foto diatasnya dll.

Kekurangan Scanner :

  1. Tidak untuk menyalin banyak dokumen karena memakan waktu
  2. Perlu memperhatikan penempatan objek pada scanner untuk hasil yang rapi

Terus Apa Bedanya dengan ADF?

Sedangkan, ADF adalah komponen mesin fotocopy yang berupa wadah penampung dokumen yang berada diatas mesin, untuk menyalin dokumen dalam jumlah banyak.

Umumnya untuk mesin printer sekarang banyak yang menggunakan fitur scanner, sedangkan ADF sering ditemukan di mesin fotocopy dan printer multifungsi atau all in one.

Kalau Anda melihat dari perbandingan menggunakan scanner, ADF bisa lebih cepat dibanding manual karena saat menyalin 100 lembar dokumen menggunakan ADF bisa lebih cepat.

Kelebihan & Kekurangan ADF

Kelebihan ADF :

  1. Mampu menyalin banyak dokumen dengan cepat.
  2. Cetak dokumen bolak balik dengan cepat.
  3. Hasil lebih rapi

Kekurangan ADF :

  1. Hanya mampu menyalin dokumen berupa kertas saja.

Kapan Harus Menggunakan ADF dan Kapan Harus Menggunakan Scanner?

Setelah tahu tentang 2 perbedaan dari keduanya, sekarang kita masuk ke kapan harus menggunakan antar keduanya.

Menggunakan ADF

1. Dokumen Banyak

Saat dokumen yang akan Anda pindah banyak, maka ADF bisa jadi solusinya, karena bisa sekaligus tanpa tutup buku mesin satu per satu.

Dengan ADF Anda bisa lebih hemat waktu.

2. Efisiansi Waktu

Jika Anda sedang dikejar deadline dan butuh waktu scan yang cepat, menggunakan ADF menjadi solusinya karena Anda bisa memasukan berkas sekaligus tanpa harus scan manual satu-satu.

3. Kondisi Kertas Bagus

Terakhir saat kondisi kertas baik ukuran A4, F4 maupun letter kondisinya masih bagus dan tidak kusut.

Menggunakan Scanner Flatbed (Kaca Manual)

1. Dokumen dengan Jilid yang Tidak Bisa Dilepas

Menggunakan Scanner Flatbed cocok untuk dokumen yang punya jilid sulit untuk dilepas seperti buku, majalah atau dokumen lain.

Dengan kaca manual scanner ini Anda tidak perlu repot-repot melepas jilidnya, tinggal scan melalui kaca yang sudah disediakan.

2. Kertas Lama

Selain dokumen yang punya jilid sulit dilepas, saat Anda punya dokumen lama yang sudah rapuh atau rentan akan robek maka pilihan scan menggunakan kaca manual adalah solusinya.

Ini akan meminimalkan resiko kertas tersangkut atau bahkan yang lebih parah merusak roller ADF.

3. Dokumen Tebal

Saat Anda mempunyai dokumen tebal seperti KTP, Paspor, Kartu nama atau apapun dokumen yang tebal lainnya maka pilihan scannya menggunakan kaca manual.

4. Dokumen Penting

Terakhir, saat Anda mempunyai dokumen penting dan sangat-sangat penting disarankan untuk menggunakan Scanner Flatbed agar dokumen tidak kotor atau terlipat.

Beberapa Tips Sebelum Melakukan Scan

  1. Pastikan dokumen bebas dari staples, klip, atau semacamnya.
  2. Untuk ADF jangan taruh banyak dokumen secara langsung, umumnya 15 s/d 20 lembar tergantung tipe mesin dan jenis kertas.
  3. Untuk ADF hindari menyalin kertas yang sobek dan kusut karena dapat menyebabkan paper jam.
  4. Untuk kertas tebal seperti kertas foto dll disarankan menggunakan scanner.

Bagaimana sekarang sudah tau kan perbedaan Scanner Flatbed dengan ADF, dan mana yang harus dipilih dalam kondisi tertentu?

Kedua fitur di mesin fotocopy sebenarnya sama, namu punya peruntukan yang berbeda tergantung jenis dokumen yang ingin dicetak atau di pindai.

Nah, kalau Anda bingung mencari vendor rental mesin fotocopy, Anda berada di tempat yang tepat.

Kami merupakan pusat mesin fotocopy terbesar di Jawa Tengah yang sudah melayani lebih dari 1.000 client untuk pengadaan mesin fotocopy & printer.

Jadi jangan nunggu waktu lama, konsultasi sekarang dan sampaikan kebutuhan Anda kepada kami.

Share Konten

Konsultasi Gratis

Konsultasi Gratis Sewa/Beli Mesin Fotocopy

Isi form berikut dan tim kami akan menghubungi Anda untuk menjadwalkan free konsultasi, sesuai kebutuhan volume cetak kantor Anda.

Konsultasi Gratis

Data Anda hanya digunakan untuk keperluan konsultasi.

Contact Us!