Mesin Fotocopy adalah perangkat yang penting untuk media cetak mencetak dokumen kantor, namun ada saatnya mesin terjadi kendala yang mana biasanya ada kode-kode tertentu pada mesinnya.
Agar tidak kebingungan saat mesin terjadi error, berikut ini adalah beberapa kode error dan penjelasannya agar Anda tidak lagi kebingungan saat itu terjadi.
Simak selengkapnya berikut ini.
Apa Itu Kode Error Pada Mesin Fotocopy?
Sederhananya kode error pada mesin fotocopy itu bertujuan untuk memberitahu pengguna tentang error yang terjadi pada mesin yang digunakan.
Ada banyak kode error ditambah lagi setiap mesin mempunyai kode error yang berbeda ada yang menggunakan angka dan ada yang hanya menggunakan huruf saja.
Dan setiap kode mempunyai arti tersendiri. Untuk itu mengetahui tentang kode error bisa mempermudah Anda menangani mesin yang sedang rewel.
Jenis Kode Error dan Solusi Memperbaikinya
Seperti yang sudah kami jelaskan diatas jika setiap mesin tidak selalu mempunyai kode error yang sama, untuk lebih jelasnya bisa cek beberapa mesin dan kode error yang dimiliknya.
1. Canon
- E000 – E004 : Masalah pada unit pemanas (fuser), seperti suhu tidak mencapai target atau justru terlalu panas (overheating).
- E010 / E012: Kegagalan kinetik/mekanik, di mana motor utama atau motor drum rusak dan gagal berputar.
- E061: Kesalahan kelistrikan statis pada drum (potential control error), sering diakibatkan oleh kawat korona atas yang kotor atau putus.
- E602: Kerusakan atau kegagalan pembacaan data pada sistem Harddisk (HDD).
2. Ricoh
- SC541 – SC547: Indikasi kuat adanya masalah pada sensor suhu unit pemanas (termistor/termopile), baik karena putus, kotor, atau akibat arus listrik bangunan yang tidak stabil.
- SC549: Kerusakan mekanis pada plat pelindung fuser yang macet atau gagal kembali ke posisi awal.
- SC101 / SC300: Masalah pada komponen pemindai (scanner) atau sistem kelistrikan transfer gambar.
3. Kyocera
- C6000 (dan seri C6xxx): Kegagalan operasional pada pemanas (Fuser Heater Break) karena kabel termistor putus atau tegangan listrik yang tidak stabil.
- C7990: Masalah kelebihan kapasitas pada tempat pembuangan limbah toner.
4. Konica Minolta
- C3451 / C0202: Terjadi ketidakstabilan suhu pemanasan pada fuser saat mesin baru dihidupkan.
- C2557: Anomali pada sensor kepadatan toner, biasanya terjadi karena kelalaian pengguna yang membiarkan mesin tetap mencetak meskipun toner sudah habis, sehingga merusak developer.
5. Fuji Xerox
- 010-327: Sistem pemanas tidak berfungsi dengan baik atau terkunci, yang umumnya mengharuskan penghapusan kode error secara perangkat lunak melalui menu NVM Read/Write.
6. Kode Error Kertas Macet (Paper Jam) Secara Umum
Sering dilambangkan dengan kode seperti J-01, E-02, atau 0Axx.
Tidak selalu berarti ada kertas fisik yang tersangkut. Sering kali ini disebabkan oleh tuas sensor kertas yang patah, pegas sensor yang melemah, atau karet penarik kertas yang sudah aus.
Itu tadi kode error pada mesin fotocopy yang bisa kita bahas, sebenarnya masih ada banyak kode error yang mungkin akan muncul di setiap mesinnya.
Namun pada dasarnya error diatas dan kodenya sudah mewakili yang biasanya terjadi.
Jika masih sering error dan butuh di bantu sama teknisi jangan bingung nyarinya dimana, kami MRC (Mitra Rental Copierindo) salah satunya adalah layanan service dan maintenance mesin fotocopy dan printer di Jawa Tengah. Anda panggil kami akan datang secepatnya.
Selain itu, kami juga mempunya layanan sewa mesin fotocopy dan printer buat Anda yang ingin punya mesin cetak dokumen terbaik tanpa modal besar diawal.
Yuk konsultasi dengan kami kebutuhan atau masalah mesin cetak dokumen Anda sekarang.



